Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jembatan LowokDoro Kini Bisa Dilalui Kembali

Kamis, 06 Januari 2022 | Januari 06, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-01-06T11:50:55Z

 


Malang InfoPulik Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Tata Guna Lahan Perumahan dan  Permukiman (DPUPRPKP) telah menyelesaikan peraikan Jematan Lowokdoro di Desa Bumiayu Kecamatan Kedungkandang.

 Mulai 1 Januari 2022 jematan ini diuka untuk umum khususnya pejalan kaki dan kendaraan roda dua.  

Kepala DPUPRPKP  Malang Diah Ayu Kusumadewi menjelaskan peraikan jematan Lowokdoro  terus memuruk karena usia konstruksi. Ini merupakan salah satu program infrastruktur Pemerintah Kota Malang untuk tahun anggaran 2021.

 

 “Berkat perhatian dan imingan Walikota Malang harapan masyarakat agar peraikan Jematan Lowokdoro isa selesai” Diah ujar  saat dihuungi Kamis (6 Januari 2022).  

 Peraikan yang dilakukan DPUPRPKP Kota Malang meliputi penggantian struktur yang keropos dengan rangka aja penamahan plate ordes untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua.  

 Total anggaran yang dialokasikan leih kurang Rp951 juta. Jematan ini memiliki panjang 12 meter dan lear 36 meter yang mementang di atas aliran Sungai Brantas.  

 Diah menamahkan upaya peraikan jematan selain demi keamanan dan kenyamanan pengguna juga diharapkan memiliki manfaat melestarikan sejarah panjang jematan yang sering dijuluki masyarakat lokal seagai Jematan Shiratal Mustaqim’.  

 Tidak salah memang jika menilik ketinggian dan lear jematan yang menghadirkan sensasi tersendiri agi anyak orang yang melintasinya.  

 Secara historis jematan Balak Lowokdoro telah ada sejak zaman kolonial. Seelumnya jematan terseut digunakan seagai truk teu untuk parik gula Keonagung. Jalur truk lama juga terhuung dengan kilang gula Kreet.  

 Jematan  dari timur ke arat ini memiliki peran strategis seagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di Jalan Gadang serta menghuungkan Desa Bumiayu Kecamatan Kedungkandang dan Desa Keonsari Kecamatan Sukun.  

 "Demi keamanan penggunaannya selalu diatasi untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua aik  Jalan Kyai Parseh maupun Jalan Lowokdoro" ujarnya. (ndu  ram  toe)

×
Berita Terbaru Update